« Kotak Pandora | Main | Bapak rumah tangga (updated) »

Beli kado

Cari kado itu gampang - gampang susah. Gampang kalo memilih ala kadarnya, hanya tak ingin datang tangan kosong saat beri ucapan selamat.

KadoKalau perempuan, kasih saja boneka, teddy bear, warna pink. Ukuran sesuai budget, semakin besar, pikirnya orang semakin senang. Padahal buat saya, boneka besar makan tempat, tak tau taruh dimana. Boneka besar juga kadang tidak empuk, tidak bisa dipeluk – peluk. Lagipula, siapa sih yang bilang perempuan pasti suka boneka? Memberi boneka seperti jalan pintas, tidak berkesan, biasa saja.

Kalau laki – laki, gampangnya, tak usah kasih kado. Sebarkan prinsip, laki – laki tak layak dapat kado, itu cuman urusan perempuan. Atau lebih baik lagi, laki – laki “harusnya” tidak merayakan ulang tahun, biar hari – hari berlalu begitu saja. Prinsip ini terbukti efektif. Teman saya, laki – laki, mengaku tak pernah merayakan ulang tahun, tak pernah meminta diselamati, apalagi kado. Namun, dia juga tak memungkiri, kalo ada kado khusus yang diberikan pas hari jadinya, pasti dia senang sekali.

Lain lagi kalo anak – anak, belikan saja mainan. Apapun itu, dia pasti suka. Tapi tentu, saya jarang menghadiahkan mainan tuk anak – anak, adik saya sekalipun. Kesannya tidak mendidik. Saya lebih suka kasih pakaian, atau buku bacaan. Jika sampai mainan itu terbeli, pasti saya sudah terbujuk habis. Adik saya perlu bertahun – tahun mengajak saya ke toko mainan. Menemani dia melihat mainan tertentu, memegang – megang, berharap – harap cemas, sampai kata – kata itu keluar “yah udah, ambil sana, cece beliin…”

Cari kado susah kalo kamu niat melakukannya. Ingin memberikan yang terbaik di hari yang istimewa. Kalo begini, saya berusaha mengenali mereka yang ulang tahun. Apa kesukaannya, apa yang dia inginkan, apa yang dia butuh. Penyelidikan bisa berlangsung lama. Pelan – pelan saya perhatikan dengan detil, setiap cerita, perkataan dan gerak – geriknya. Semua dilakukan secara personal. Yang dipikirkan juga bukan hanya isi kado, tapi juga pembungkusnya, kartu ucapannya, dan kapan menyerahkannya.

Susahnya cari kado akan terbayar saat kado diserahkan dan dibuka. Melihat reaksinya, senyuman di wajahnya, bahkan ucapan dibibirnya. “Ah gila…thank you banget yah…” Harapnya sih, biar si penerima mengerti benar saya niat cari kado untuknya. Kalaupun biasa saja, bisa jadi penyelidikannya belum berhasil, atau salah kira. Kalau begitu, ingat saja, ulang tahun akan terus berulang di setiap tahun, jadi jika belum kapok, kamu bisa mencobanya tahun depan.

Jadi, silakan pilih, mau pilih kado cara gampang atau susah….

                            

Comments

masi enak dibaca koq jeng.. =)
cuma endingnya rada kurang statement yang menggigit kali ya..

but overall..masi di mengerti. =)

(menanggapi paragraf ketiga)

sebagai salah seorang cowok yang pernah dikasih kado waktu ultah..

thanks ya udah pernah dikasi kado..

hahahahaha...

wahh .. bagus nihh hehehehe ...
kebetulan lgi demen sama istilah 'kado' hehehe ..

apapun hasilnya, yang penting usahanya ^_^

baguslah....=)

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .


My Photo

August 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31